Pages

Labels

Selasa, 01 September 2015

Ternyata, Kucing Tidak Najis



Syaikh Abu Utsman Kamal an-Najjar al-Yamani
Sabtu, 17 Dzulqo’dah 1436/01.09.2015
Kitab -Bahjah Qulubil Abrar-
Hadits 23 -Kucing Tidak Najis-

الحديث الثالث والعشرون

 عن أبي قتادة t قال: قال رسول الله r في الهرة: {إنها ليست بنجس، إنها من الطوافين عليكم والطوافات} ([1]) رواه مالك وأحمد وأهل السنن الأربع.
Dari Abu Qotadah #, beliau berkata bahwa Rasulullah @ bersabda tentang kucing: “Sesungguhnya kucing itu tidak najis, sesungguhnya kucing itu termasuk yang biasa berkeliling(hidup) di sekitar kalian”
(HR. Imam Malik, Ahmad dan Ahlus sunan yang empat)

Minggu, 30 Agustus 2015

Manusia, Beginilah Seharusnya (Bag. 1)



Hari/Tanggal Hijriah   : Sabtu, 14 Dzulqo’dah 1436
Tanggal Masehi            : 29/8/2015
Kitab                             : Bahjah Qulubil Abrar
Hadits ke-21                 : 10 Fitrah Manusia
Pemateri                       : Syaikh Abu Utsman Kamal an-Najjar al-Yamani


Pada hadits ini Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa ada 10 hal yang termasuk fitrah.  Makna fitrah adalah khilqah (ciptaan) yang manusia diciptakan di atasnya, dan manusia diberi bentuk dengan hal-hal itu.

Fitrah, sebagaimana yang dikatakan para ulama, terbagi menjadi dua yaitu:

Rabu, 26 Agustus 2015

Sepucuk Surat dari Ayah dan Ibu

.:(Copas, penulis tidak diketahui):.
Anakku,
Ketika aku semakin tua aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku…
Suatu ketika aku memecahkan piring..atau menumpahkan sup di atas meja, karena penglihatanku berkurang aku harap kamu tidak memarahiku
Orang tua itu sensitif selalu merasa bersalah saat kamu berteriak
Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakana Aku harap kamu tidak memanggilku “Tuli!” Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya
Maaf, Anakku…

Senin, 18 Mei 2015

CIRI AHLI BID’AH



 Di antara ciri ahli bid’ah adalah mencela para ulama.  Mencela para ulama ada tingkatan:

    a.       Memuji dahulu, direndahkan belakangan. Contoh: Syaikh Fulan masya Allah ilmunya, tapi tidak paham masalah kekinian umat islam.
    b.      Menyebut-nyebutnya sebagai ulama haid dan nifas, maksudnya ulama yang hanya mengurus masalah fiqh tho’, mengatakan ulama buku, ulama perpustakaan, cara berceramah tidak bersemangat, bikin ngantuk.

Jumat, 15 Mei 2015

TIDAK SEMUA TEPUK TANGAN TERLARANG



Pertanyaan, “Apa hukum tepuk tangan untuk laki-laki di acara seminar dan berbagai pertandingan?”

Jawaban Syaikh Muhammad bi Sholih al-Utsaimin rahimahullah, “Tepuk tangan untuk laki-laki itu ada tiga kategori:
Pertama, tepuk tangan yang dijadikan sebagai ibadah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang musyrik di dekat Ka’bah.  Tepuk tangan jenis ini jelas hukumnya haram.  Allah berfirman (yang artinya), “Sholat mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepukan tangan” (QS.Al-Anfal:35)

Rabu, 13 Mei 2015

Menjadi "Penyelamat Bumi"

ditulis oleh: Abu Muhammad Risaluddin
 
Sudah masyhur di kalangan anak-anak, ratusan tontonan di TV yang ber-genre action.  Di antara tokoh-tokoh dalam fim tersebut ada yang menyebut diri mereka sebagai “Penyelamat Bumi”.  Tersebutlah, Power Ranger misalnya, dengan segala variasinya, Power Ranger beranggotakan lima pahlawan (anka warna) ini bertugas menjaga bumi dari monster-monster jahat yang datang dari luar angkasa.  Begitu pula tokoh-tokoh lain semisal Superman, Batman, Satria Baja Hitam, Avatar dan lain-lain.  Pertanyaannya, pantaskan mereka dijuluki “Sang Penyelamat Bumi”?  jangankan menjaga bumi, bahkan mereka semua hanyalah tokoh fiktif hasil khayalan orang-orang yang menghayalkannya.

Masalahnya bukan hanya sekadar itu, tapi kini anak-anak kita banyak yang bermimpi bahkan bercita-cita suatu saat kelak akan bisa seperti tokoh-tokoh “Penyelamat Bumi” itu.  Bahkan ada yang sampai terbawa dalam mimpi saat ia tidur –sebagaimana yang pernah dialami penulis semasa kanak-kanak dulu-Wallahul musta’an.

Senin, 12 Januari 2015

Belajar Islam? Why Not!



Oleh: Risaluddin Syam
 
“Barangsiapa yang menginginkan dunia, maka hendaknya menuntut ilmu dan barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaknya ia menuntut ilmu”
(Imam Asy-Syafi’i)

Pembaca yang budiman, ilmu yang kita pelajari di kampus ini mungkin akan menjadi sebab kebahagiaan kita di dunia ini.  Masing-masing kita, masuk ke fakultas/jurusan yang kita anggap sesuai dengan bakat dan potensi kita dan kita berharap agar kelak seusai menamatkan kuliah, kita akan mendapatkan pekerjaan yang baik dengan penghasilan yang bisa mencukupi kebutuhan kita, baik kebutuhan primer, sekunder maupun kebutuhan tersier.