Pages

Labels

Minggu, 18 Oktober 2015

Tiga Rukun Dakwah

3 Rukun Dakwah:

1. Ilmu: Sebelum berdakwah

2. Hilm (Lemah lembut) : Dakwah kita, tidak mesti akan diterima baik oleh orang lain. ada yg kasar. Maka orang yang kita dakwahi harus dihadapi dengan lemah lembut

3. Anaah (Tidak tergesa-gesa): Pasca dakwah yg kita lakukan, jangan tergesa untuk segera melihat hasil. Ingat, hidayah datangnya dari Allah, bukan dari dai. Dai hanya bertugas menyampaikan. #Tulisanmu masa depanmu, mari menulis

Dua Nikmat Agung

Abul 'Aliyah Ar Riyahi berkata: "Aku hitung ada 2 nikmat besar yang ada pada diri kami. Kami tidak tahu manakah di antara keduanya yang merupakan nikmat terbesar. Yaitu antara Allah selamatkan diriku dari kemusyrikan atau Allah selamatkan diriku sehingga tidak termasuk bagian dari berbagai aliran sesat/bid'ah" (Tarikh Dimasyq 18/179, sbmana dikuti dalam Majalah Al Furqon edisi 150)

Rabu, 14 Oktober 2015

Dia itu orang Hanif, maksudnya?

Tahukah antum?

Sering mendengar kata “hanif”?  Allah menyebutkan dalam Qur’an bahwa di antara sifat Nabi Ibrahim adalah haniif.  Banyak di antara kita mengartikan hanif dengan arti “lurus”.  Biasa kita dengar dari ikhwan kita, “Dia orangnya hanif” maksudnya dia orangnya lurus/mudah menerima kebenaran.  Padahal, dalam bahasa Arab, hanif dari kata hanafa berarti maala (bengkok/menyimpang).  Mengapa Ibrahim disifati Allah dengan haniif?  Karena Ibrahim menyimpang/membelot dari kebiasaan kaumnya yaitu menyekutukan Allah.

Al-Quran sebab Keteguhan Iman dan Istiqomah

“Katakanlah (Wahai Muhammad), “Ruhul qudus (Jibril) menurunkan Al-Qur’an itu dari Tuhanmu dengan haq, untuk men-tsabat-kan/meneguhkan (hati) orang yang telah beriman dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” (QS.An-Nahl:102)

Sabtu, 10 Oktober 2015

Petikan yang Membekas di Hati

Saat mendengar kajian dari Syaikh Kamal, ada beberapa petikan yang membekas di hati, kutuliskan dalam blog ini agar bisa jadi pengingat suatu saat nanti..

*** 
Di antara dialog salaf:

"Kamu tidak takut miskin?"

Keunikan Bahasa Arab

Coba Anda baca petuah di bawah ini : 

خَيْرُ النَّاسِ مَنْ كَفَّ فَكَّهُ وَفَكَّ كَفَّهُ 
وَشَرُّ النَّاسِ مَنْ فَكَّ فَكَّهُ وَكَفَّ كَفَّهُ 
ْفَكَمْ مِنْ فَكَةِ كَفٍّ كَفَتْ فُكُوكَهُمْ 
ْوَكَمْ مِنْ كَفَةِ فَكٍّ فَكَتْ كُفُوفَهُمْ 
كَفُّوا فُكُوكَكُمْ وَفَكُّوا كُفُوْفَكُمْ .

Menarik tidak?? 

Sabtu, 12 September 2015

Semangat Menuntut Ilmu

  Copas dari jadilahpenyeru.blogspot.com
Ilmu adalah sesuatu paling mulia yang disenangi oleh orang yang berminat; sesuatu paling utama yang dicari orang dengan bersungguh-sungguh; dan sesuatu paling berguna yang didapat oleh orang yang mau mengusahakannya.
Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu Anhu pernah berkata kepada Kumail, "Camkan apa yang aku katakan kepadamu. Manusia itu ada tiga macam. Pertama, orang berilmu yang rabbani. Kedua, orang berilmu yang masih tetap belajar di atas jalan keselamatan. Dan ketiga, orang jembel yang suka ikut-ikutan. Ia selalu mengikuti ke mana arah angin. Ia tidak mau berpe­doman pada cahaya ilmu, dan tidak berlindung pada pilar yang kokoh. Sesung­guhnya ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga Anda, sedangkan harta,  Andalah yang harus menjaganya. Ilmu dapat mengembangkan amal,sedangkan harta itu berkurang karena dibelanjakan. Karya ilmu akan dikenang walaupun yang bersangkutan telah meninggal dunia, sedangkan karya harta akan hilang bersama meninggalnya orang yang bersangkutan. Para penyimpan harta itu telah mati kendatipun sebenarnya mereka masih hidup, sedangkan para ulama akan terus abadi sepanjang zaman. Meskipun jasad mereka telah tiada, namun keteladanan-keteladanan mereka tetap bersemayam dalam hati."