Saat memasuki ruangan itu, suasana hening menyelimuti.
Ya, itu dia. Dia yang kucari-cari.
Selama ini belum pernah ku melihatnya, karena memang baru kali ini kami berjumpa
Ku tatap ia dalam-dalam. Ingin rasanya kuraih tangannya yang halus itu.
Semakin kutatap wajahnya, semakin ada rasa yang bergejolak dalam dada. Yah, sebuah perenungan.
Kutatap kembali, lalu ku merenung kembali. Betapa lucunya, betapa imutnya.
Namun, seakan ada penghalang yang memisahkan kami.
Ku tak berani menyentuhnya. Ku hanya bisa menatap..
Semakin kutatap, semakin dalam perenunganku.